Black Soldier Fly: Atasi Sampah, Hasilkan Pupuk Organik Kaya Nutrisi dan Pakan Ternak Mandiri,
   Sampah menjadi masalah di berbagai belahan dunia. Volume sampah di Indonesia mencapai 175.000 ton per hari. Dari jumlah itu sebanyak 60% merupakan sampah organik, plastik 15%, kertas 10%, dan lain-lain 15%. Sampah organik seperti sampah rumah tangga, buah dan sayuran apkir, dan makanan sisa menjadi masalah karena identik dengan bau dan kotor. Selain itu sampah mendatangkan masalah kesehatan (sumber bibit penyakit).
   Kini ada black soldier fly (BSF) sebagai solusi mengatasi masalah sampah dengan cepat. Black soldier fly atau lalat Hermetia illucents dengan maggot sebagai larvanya itu mampu mendegradasi sampah organik dalam satu hari! Maggot memakan sampah hijauan seperti daun dan rerumputan, sisa buah dan sayuran segar, makanan sisa dari industri makanan dan restoran, limbah industri peternakan, hingga limbah industri kelapa sawit. Proses degradasi yang cepat menyebabkan sampah tidak sempat mengalami pembusukan yang menyebabkan bau.
   Proses degradasi itu menghasilkan kompos padat dan pupuk cair sebesar 20—30% dari volume sampah. Waktunya singkat sehingga mempercepat proses pembuatan kompos yang biasanya mencapai 1—3 bulan. Maggot BSF kaya nutrisi yakni 40—48% protein dan 25—32% lemak sehingga menjadi alternatif pakan ternak dan ikan hias maupun konsumsi. Inagro membudidayakan BSF untuk mengatasi masalah sampah, menghasilkan kompos dan pupuk cair, serta sebagai pakan.

Maggot merupakan larva dari lalat hitam Hermetia illucents yang kaya protein sehingga cocok sebagai pakan ternak dan ikan

Black soldier fly mampu mengurai sampah dan hasilkan pupuk organik

Biopond untuk pemeliharaan maggot sekaligus olah sampah

Biopond untuk pemeliharaan maggot sekaligus olah sampah

Pupuk Organik Padat

Budidaya BSF dilakukan secara sederhana dan skala kecil

Pupuk Organik Cair